Gendang Beleq
Gendang Beleq berasal dari suku sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Asal kata Gendang berasal dari bunyi gendang itu sendiri, yaitu bunyi deng atau dung. Beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti besar. Gendang Beleq berarti gendang besar.
Dahulu di Lombok, Gendang Beleq dijadikan penyemangat prajurit yang pergi berperang dan yang pulang dari peperangan. Dengan demikian Gendang Beleq dijadikan musik dalam peperangan. Kini Gendang Beleq digunakan sebagai musik pengiring dalam upacara-upacara adat seperti Merariq (pernikahan), sunatan (khitanan), Ngurisang (potong rambut bayi atau aqiqah) dan begawe beleq (upacara besar).
Gendang Beleq memiliki nilai filosofis dan juga disakralkan oleh masyarakat Suku Sasak. Masyarakat Sasak menilai Gendang Beleq memiliki nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, ketelitian, dan kepahlawanan. Nilai-nilai tersebut selalu diharapkan menyatu dengan hati masyarakat Suku Sasak.

terus lestarikan budaya nya mbak
BalasHapusWah menarik ya, semoga gendang beleq tidak menjadi limited culture di Lombok.
BalasHapusSalam budaya 😀
Wah,sangat bermanfaat. kembangkan.
BalasHapusMnurut penulis, bgmana cra mlestarikan tradisi gendang beleq itu, sdngkan kita thu skrg bhwa sbgian besar org sasak jka nyongkolan menggunakan kecimol?
BalasHapusMenarik ning.. tapi sayang sekrang ini gendang belek sudah mulai terkikis oleh budaya baru(kecimol)
BalasHapusKeren.
BalasHapusSangat bermanfaat.
Terimakasih unt ilmunya.
postingan yang sangat bagus dan menarik
BalasHapusapakah gendang belek itu sama dengan gamelan?
BalasHapuskomen balik....uswatunmukhtar.blogspot.com
BalasHapussiip.. keren artikelnya
BalasHapusmantep!
BalasHapusSasak kaya akan tradisi budayaa👍👍
BalasHapusSasak kaya akan tradisi budayaa👍👍
BalasHapusSasak kaya akan tradisi budayaa👍👍
BalasHapusSasak kaya akan tradisi budayaa👍👍
BalasHapuslestarikan terus gendang belek. supaya tidak hilang karena kecimol.
BalasHapus