Kamis, 28 Desember 2017

gendang beleq

Gendang Beleq


Gendang Beleq berasal dari suku sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Asal kata Gendang berasal dari bunyi gendang itu sendiri, yaitu bunyi deng atau dung. Beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti besar. Gendang Beleq berarti gendang besar.
Dahulu di Lombok, Gendang Beleq dijadikan penyemangat prajurit yang pergi berperang dan yang pulang dari peperangan.  Dengan demikian Gendang Beleq dijadikan musik dalam peperangan.  Kini Gendang Beleq digunakan sebagai musik pengiring dalam upacara-upacara adat seperti Merariq (pernikahan), sunatan (khitanan), Ngurisang (potong rambut bayi atau aqiqah) dan begawe beleq (upacara besar).
Gendang Beleq memiliki nilai filosofis dan juga disakralkan oleh masyarakat Suku Sasak. Masyarakat Sasak menilai Gendang Beleq memiliki nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, ketelitian, dan kepahlawanan. Nilai-nilai tersebut selalu diharapkan menyatu dengan hati masyarakat Suku Sasak.

16 komentar:

  1. terus lestarikan budaya nya mbak

    BalasHapus
  2. Wah menarik ya, semoga gendang beleq tidak menjadi limited culture di Lombok.
    Salam budaya 😀

    BalasHapus
  3. Wah,sangat bermanfaat. kembangkan.

    BalasHapus
  4. Mnurut penulis, bgmana cra mlestarikan tradisi gendang beleq itu, sdngkan kita thu skrg bhwa sbgian besar org sasak jka nyongkolan menggunakan kecimol?

    BalasHapus
  5. Menarik ning.. tapi sayang sekrang ini gendang belek sudah mulai terkikis oleh budaya baru(kecimol)

    BalasHapus
  6. Keren.
    Sangat bermanfaat.
    Terimakasih unt ilmunya.

    BalasHapus
  7. postingan yang sangat bagus dan menarik

    BalasHapus
  8. apakah gendang belek itu sama dengan gamelan?

    BalasHapus
  9. komen balik....uswatunmukhtar.blogspot.com

    BalasHapus
  10. Sasak kaya akan tradisi budayaa👍👍

    BalasHapus
  11. Sasak kaya akan tradisi budayaa👍👍

    BalasHapus
  12. Sasak kaya akan tradisi budayaa👍👍

    BalasHapus
  13. Sasak kaya akan tradisi budayaa👍👍

    BalasHapus
  14. lestarikan terus gendang belek. supaya tidak hilang karena kecimol.

    BalasHapus